Ilustrasi Bonek.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kerja keras Bonek dalam mengungkap kasus curas (pencurian dengan kekerasan) yang menimpa anggota Bonek dari Tuban dengan TKP di wilayah Krian, Sidoarjo, beberapa waktu lalu patut diacungi jempol.
Pasalnya, anggota Komunitas Suporter Persebaya yang menyebar di seluruh penjuru Jawa Timur itu berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku curas tersebut. Ketiganya diserahkan ke Polsek Krian.
BACA JUGA:
- Bobol Rumah di Gedangan, Pria Asal Sukodono Ditangkap Resmob Polresta Sidoarjo
- Kejari Sidoarjo Diminta Tuntut Maksimal Terdakwa Kasus Penggelapan
- Sidang Kasus Penggelapan di Sidoarjo, PT Dynasti Indomegah Klaim Belum Terima Pembayaran
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
Azid Ziyad, salah satu pentolan Bonek Krian mengatakan bahwa ketiga terduga pelaku curas terhadap Bonek itu berhasil diamankan di tempat yang berbeda. Pertama, yang berhasil diamankan adalah Bintang, warga Trosobo, Sidoarjo dan M. Rasya alias Unyil warga Sumedang, Jawa Barat. Keduanya berhasil diamankan di daerah Ketapang, Banyuwangi. "Saat kita amankan, keduanya bersembunyi di kamar mandi," terangnya, Senin (07/02/22).
Sedangkan untuk terduga pelaku Satria warga Kediri, berhasil diamankan oleh Cak Tessi Cs (Dirijen Bonek) di tempat persembunyiannya yang berada di kawasan Ngagel, Surabaya. "Terduga pelaku Satria sudah diamankan oleh kelompok Cak Tessi," terang Azid.
Selanjutnya ketiga orang terduga pelaku curas tersebut diserahkan ke Polsek Krian untuk ditindaklanjuti. Sementara itu, untuk pelaku yang lain akan tetap dicari sampai ketemu.
Dalam pencarian itu, pihaknya selalu menekankan kepada anggota Bonek di seluruh penjuru Jawa Timur untuk bertindak sportif atau tidak main hakim sendiri dalam menyikapi perkara tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




